Lampu dinding (wall pack lighting fixtures) telah menjadi pilihan populer bagi pelanggan komersial dan industri di seluruh dunia selama bertahun-tahun, karena profilnya yang rendah dan output cahaya yang tinggi. Lampu-lampu ini secara tradisional menggunakan lampu HID atau lampu natrium bertekanan tinggi, namun dalam beberapa tahun terakhir teknologi LED telah berkembang hingga mendominasi kategori pencahayaan ini, dengan efisiensi, masa pakai, dan kualitas cahaya keseluruhan yang jauh lebih baik. Kemajuan teknologi yang pesat ini memungkinkan pengguna untuk menghemat biaya operasional dan pemeliharaan yang cukup besar, serta meningkatkan keselamatan kerja dan mengurangi risiko tanggung jawab hukum.
Bagaimana Cara Memilih Lampu Dinding LED yang Tepat?
Pemilihan Daya (Watt) untuk Lampu Dinding LED--Tersedia berbagai pilihan daya (watt) untuk lampu dinding agar sesuai dengan berbagai aplikasi dan kebutuhan pencahayaan.
Daya Rendah (12-28W) – Dirancang untuk aplikasi yang tidak memerlukan keluaran cahaya yang signifikan tetapi lebih berfokus pada penghematan biaya dan efisiensi, lampu ini populer untuk menerangi area kecil seperti jalan setapak dan koridor interior.
Daya Sedang (30-50W) – Rentang lampu paling populer yang ditawarkan karena kemampuannya untuk digunakan untuk sebagian besar kebutuhan pencahayaan wall pack dan menempati posisi tengah dengan menyeimbangkan output lumen dan efisiensi.
Lampu Dinding Bertenaga Tinggi (80-120W) – Sebagai pilihan lampu dinding paling bertenaga, penggunaan paling umum untuk lampu dinding bertenaga tinggi ini adalah dalam aplikasi yang membutuhkan perlengkapan penerangan untuk dipasang beberapa lantai di atas. Keluaran cahaya ekstra dari lampu bertenaga tinggi ini memungkinkan penerangan yang tepat di permukaan tanah dari ketinggian tersebut.
Daya yang Dapat Dipilih (40-90W) – Ini adalah jenis lampu dinding LED yang unik, karena daya yang dikonsumsi dapat disesuaikan naik dan turun tergantung pada kebutuhan aplikasi. Lampu ini sering dipilih ketika pembeli tidak yakin tentang daya keluaran yang dibutuhkan untuk suatu aplikasi. Lampu ini juga dipilih ketika pembeli hanya ingin memesan dan membeli satu model lampu dinding untuk seluruh proyek – menggunakan kemampuan penyesuaian untuk menyesuaikan pencahayaan untuk area yang berbeda.
Lampu dinding LED seri E-Lite Litepro dengan daya yang dapat diubah. Daya yang dapat diubah dapat disesuaikan sesuai dengan kebutuhan aplikasi Anda.https://www.elitesemicon.com/litepro-rotatable-wallpack-light-product
Suhu Warna (Kelvin) – Selain daya (watt), suhu warna adalah salah satu poin penting yang perlu dipertimbangkan saat memilih lampu dinding. Rentang yang dipilih akan bergantung pada apa yang ingin dicapai pengguna akhir, apakah itu hanya untuk meningkatkan visibilitas, mengubah suasana pencahayaan, atau keduanya. Lampu dinding biasanya berada dalam kisaran 5.000K. Warna putih dingin ini paling mendekati cahaya matahari alami dan paling serbaguna secara keseluruhan. Sangat ideal untuk keperluan penerangan umum di luar gudang, gedung besar, dinding vertikal, dan ruang komersial, industri, atau kota lainnya yang membutuhkan pencahayaan dengan visibilitas tinggi.
Lampu dinding LED seri E-Lite Marvo yang ramping dan ringkas
https://www.elitesemicon.com/marvo-slim-wallpack-light-product/
Fotosel -- Fotosel adalah sensor senja hingga fajar yang menjaga lampu tetap menyala di malam hari dan mati di siang hari. Saat memilih lampu dinding LED, Anda perlu mempertimbangkan apakah lampu dinding tersebut menawarkan fotosel atau tidak. Saat ini, lampu dinding seringkali menawarkan fotosel. Lampu dinding LED dengan sensor adalah cara yang baik untuk meningkatkan keamanan ruang hunian atau komersial Anda. Ini adalah cara efektif untuk menambahkan pencahayaan yang aman ke lokasi Anda.
Lampu Dinding LED/Penerangan untuk Keamanan
Heidi Wang
E-Lite Semiconductor Co., Ltd.
Nomor Ponsel & WhatsApp: +86 15928567967
Email: sales12@elitesemicon.com
Web:www.elitesemicon.com
Waktu posting: 26 Juli 2022